Kolaborasi UI dan Unpad
March 8, 2016
Show all

Yang Terlupakan dari Gerakan Melawan Kekerasan terhadap Anak

March 8, 2016

Action! Poster @america

Kekerasan terhadap anak dapat dilakukan oleh siapa saja; teman sebaya, keluarga, orang-orang terdekat, orang asing, siapapun. Sekolah, yang semestinya menjadi tempat memeroleh pendidikan di lingkungan yang aman dan nyaman, ternyata juga tak luput dari kekerasan terhadap anak.

Kekerasan verbal memang tidak mengakibatkan luka fisik, namun jangan disepelekan. Kekerasan verbal dapat berakibat lebih fatal, bahkan hingga kematian sekalipun.

Semua harus bertindak; bukan hanya pemangku kebijakan dan mereka yang berkepentingan. Kampanye untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kekerasan terhadap anak harus digencarkan. Kebijakan yang inklusif dan mengayomi tidak dapat dikompromi. Dalam pasal 28B ayat 2 UUD 1945, negara telah menjamin hak anak untuk bebas dari jerat kekerasan; “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.”

Hari ini, patut dipertanyakan apakah perhatian yang diberikan pada masalah kekerasan terhadap anak sudah memadai? Adakah yang terlupakan?

Kekerasan seringkali terjadi karena belum bisa memahami perbedaan. Ironis memang. Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia yang selalu membanggakan keberagamannya, namun malah masih belum bisa menghargai keberagaman itu sendiri. Akibatnya, muncullah tindakan-tindakan kekerasan verbal berupa bullying berbentuk hinaan, ejekan, makian, dan sebagainya. Motivasinya bisa bermacam-macam: bahasa, ras, suku, kepercayaan, status sosial, penampilan, dan lain-lain.

Oleh sebab itu, anak harus dibiasakan untuk menghargai keberagaman di sekitarnya. Toleransi terhadap perbedaan adalah kunci untuk menjadi bagian dari masyarakat yang bebas dari kekerasan. Nilai-nilai toleransi itu, akan tetapi, tetaplah harus sesuai dengan filsafat hidup bangsa Indonesia serta sumber-sumber hukum yang berlaku.

Dalam rangka mempromosikan nilai-nilai toleransi untuk mencegah dan menghentikan kekerasan terhadap anak, Action! #BreakTheChain akan melaksanakan peluncuran kampanye secara resmi di @america, Pacific Place, Jakarta, dengan tajuk “Embracing Tolerance: An Action! towards Zero Violence in Indonesia” pada tanggal 11 Maret 2016 mendatang.(*)

###