Sejumlah peserta membawa peraga kampanye perlindungan hak anak saat Salatiga Christmas Parade, di Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (19/12). Kampanye tersebut mengajak masyarakat untuk lebih menghargai hak dan perlindungan anak dari tindakan kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan seksual. ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho/ama/15.
KPAI Nilai, Kekerasan di Lingkungan Anak Kondisi Darurat
March 13, 2016
Action-Poster-2-300x167
Take Action! to #BreakTheChain Now
March 13, 2016
Show all

UI dan Unpad Berkolaborasi Cegah Kekerasan terhadap Anak

Action! Poster @america

Kekerasan terhadap anak secara verbal berupa bullying di sekolah semakin mengkhawatirkan. Kekerasan verbal seperti ini dapat menimbulkan beragam akibat, mulai dari keengganaan untuk bersekolah hingga tekanan mental berujung depresi dan bahkan kematian. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat per April 2015, terdapat 6006 kasus kekerasan terhadap anak yang teridentifikasi.

Kondisi ini mendorong teman-teman dari Action! #BreakTheChain untuk bergerak mencegah berlarut-larutnya masalah melalui program konsultan sebaya. Kegiatan ini merupakan inisiatif sosial yang digagas oleh 10 anak muda dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Sepuluh anak muda ini pernah bersama-sama mengikuti konferensi di Ha Noi, Vietnam pada tahun 2014. Pengalaman di konferensi tersebut mendorong mereka untuk melakukan sesuatu yang nyata bagi masyarakat. Setelah melalui proses diskusi dan riset tentang isu kekerasan terhadap anak, lahirlah Action! #BreakTheChain yang merupakan bagian dari Young Southeast Asian Leaders Initiatives (YSEALI).

Program konsultan sebaya menjadi pembeda Action! #BreakTheChain dengan inisiatif-inisiatif serupa, karena anak-anak sendiri yang diberdayakan untuk menjadi agen perubahan dalam mencegah dan menghentikan kekerasan terhadap anak, terutama di kalangan sebaya. Melalui kegiatan ini, anak-anak dibekali dengan pengetahuan tentang toleransi dan panduan untuk bertindak ketika terjadi kekerasan di sekitar mereka.

Pembekalan bagi konsultan sebaya ini pertama kali akan dilaksanakan di Jakarta pada bulan Maret 2016 dan di Bandung pada bulan April 2016 mendatang. Untuk menyampaikan pesan-pesan toleransi antikekerasan pada masyarakat, Action! #BreakTheChain juga berkampanye melalui sejumlah media sosial, seperti Twitter, Line, Instagram, dan Ask FM di @acttobreak. Peluncuran resmi Action! #BreakTheChain sendiri akan berlangsung secara meriah pada 11 Maret 2016 di @america, Pacific Place, Jakarta dengan tema “Embracing Tolerance: An Action! towards Zero Violence in Indonesia” bersama pembicara dari Sejiwa, KPAI, dan duta antikekerasan serta pembacaan Deklarasi Anak Indonesia untuk Toleransi.

Sumber : kabarkampus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *